Rumah

#30harimenulispuisi #day22 ~ Rumah #karenamenulispuisituseksi 
Kelingking kita pernah saling mengait sempurna
Katamu; aku akan selalu ada di setiapkali kau mulai kehilangan dirimu sendiri
Jemari kita pernah saling menggenggam sempurna
Katamu; jangan kemana-mana, kalau aku marah dan lelah, teruslah kuat untuk tak melepaskanku
Lengan kita pernah saling merangkul sempurna
Katamu; di sinilah rumahku, di dalam pelukmu
Lalu aku tersenyum dan memelukmu kian kuat sembari berkata;
Hei, aku ada di sini dan tak akan kemana-mana. Walau kelak kamu berjalan pergi, aku akan terus ada sebagai rumah yang menunggumu pulang 🙂 ~ falafu ~
Pic by imgfave.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s