Di hatimu

Aku ingat aku pernah memintamu pada Tuhan. Bertahun-tahun yang lalu saat aku mulai tidak percaya bahwa masih ada manusia yang menganggap kalau; setia adalah sesuatu yang lebih berharga daripada harta.

Kamu adalah pria yang tatapannya selalu mampu membuatku merasa dicintai, yang doa-doa baiknya senantiasa memelukku sebelum aku jatuh tertidur. Yang genggamannya selalu berhasil menguatkan dan menyelamatkanku dari keterbatasan.

Kamu tidak pernah membiarkanku menyebrang di sisi yang tak aman. Kamu selalu melangkah lebih dahulu setiap kali ada pintu yang harus kita tuju. Kamu tak pernah suka bila perutku tak penuh terisi. Kamu mudah kesal bila aku memotong penjelasanmu setiap kali kita berselisih. Begitu pun selalu marah bila aku mulai mengingat kekurangan yang ada di dalam diriku.

Dan kamu tak pernah meminta apa-apa kecuali kesediaanku untuk setia.

Kamu selalu mendengarkan dengan baik permintaan ibu dan ayahmu, menjaga mereka dengan begitu pantas. Karenanya aku selalu berusaha memantaskan diriku untuk bisa selalu dicintaimu. Kamu selalu menempatkan perasaanmu di belakang perasaan banyak orang yang ada di dalam hatimu–karena mereka adalah keluarga. Karenanya, aku selalu ingin menjadi seseorang yang paling pertama memeluk kelelahan juga keresahaanmu, lalu menyekanya dengan cinta.

PicsArt_05-24-07.43.31

Aku selalu bersyukur pada Tuhan karena kamu yang ada di sisiku saat ini. Kamu adalah seutuhnya bahagiaku. – Katamu

Aku pun ingin kamu tahu, bahwa kamu memiliki segala yang aku pinta pada Tuhan selama ini. Terima kasih sayang, karena telah menyayangiku dengan cinta yang santun. Dengan sikap yang penuh rasa hormat. Dengan prasangka-prasangka baik yang selalu kamu coba tanamkan di antara kita. Terima kasih karena sudah setia mendoakan ibuku setiap hari–walau nyatanya kamu belum pernah bertemu dengan beliau.

Aku hanya ingin perempuan yang sederhana dan setia. – Katamu.

Terima kasih Fadli Dermawan, karena kamu telah mengajarkanku tentang nilai kejujuran dan kerja keras. Membuatku percaya, bahwa masih ada kebaikan dan ketulusan yang tumbuh subur di hati manusia. Di hatimu. 

Happy #24 Sayangku, 

Falafu. 

*sebagian tulisan ini diambil dari buku FALAFU #MemberiJarakPadaCinta (dan kehilangan-kehilangan yang baik).

Iya sayang, tulisan itu untuk kamu dan pasti kamu belum sampai di halaman yang ini :p

Advertisements

2 thoughts on “Di hatimu

  1. Ka fa…. :’) Aku suka banget sama tulisan kaka yang ini. Aku benar2 merasakan apa yang ka fa bilang di tulisan ini. Dan kebetulan aku juga salah 1 org yang juga merayakan #happy24 hehe. Bahagia selalu ya ka fa:’)

  2. hubungan ku dengan si calin suami sudah berjalan selama 5 tahun, dan sudah berniat untuk menikah insya allah nanti di bulan januari. tapi di saat keputusan itu rencana itu sudah mulai dekat, aku terjebak cinta terlarang dengan rekan kerja yang awalnya tanpa ada niat ingin mendua atau menyakitinya, ☹️ , tapi semakin lama kenyamanan itu yang aku butuhkan dari nya bahkan aku tak ingin jauh darinya waktu pun lebih bnyak aku habiskan bersama dia, tapi aku tak ingin lupa diri aku masih menyesuaikan komunikasi dengan calon suamiku ku seakan tak ada apa apa, bahkan calon suami pun tak mengira atau menaruh curiga. aku semakin takut kehilangan dia aku butuh dia semua kasih dia yang aku butuhkan, cara dia memperlakukan aku. tapi aku yakin dan mantapkan hati tetap ingin menikah dengan calon suamiku itu, aku pun tak ada berniat ingin melanjutkan hubungan lebih jauh dengan nya aku tetap ingin calon suamiku itu yg akan menjadi imamku hanya saja rasa itu yang tak bisa aku lepas, aku sedih bahkan ingin menangis sekencang mungkin karna aku bingung dengan keadaan ini, 😭😭😭😭😭😭😭

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s